Pentingnya Bersedekah (Amal Jariyah)

4 min read

Bersedekah adalah Salah satu bentuk kemurahan hati seorang muslim yang di dalam dirinya tertanam sifat saling tolong-menolong dan juga saling berbagi kepada sesama.

Lawan dari sifat ini adalah orang yang bakhil, kikir dan pelit sifat-sifat ini termasuk akhlak yang tercela.

Bisa dipastikan kebanyakan orang pasti tidak menyukai sifat-sifat seperti kikir, bakhil dan tidak mau berbagi.

Maka dari itu Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar gemar bersedekah dan menjadikannya sebagai salah satu syi’ar kaum muslimin, yaitu sifat gemar berbagi kepada sesama.

Keutamaan Bersedekah

Keutamaan Bersedekah
Source : NU.or.id

Rasulullah ﷺ bersabda, “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah”.

Dalam haits lain, Rasulullah ﷺ menjelaskan, ”Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, ‘Ya Tuhanku, karuniakanlah? Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerena Allah’. Yang satu lagi menyeru, ‘Musnahkanlah orang yang menahan hartanya’.”

Bersedekah tidak akan membuat miskin ataupun sengsara, bahkan dengan sedekah hanya akan memberi keuntungan. berikut keutamaan dalam bersedekah :

1. Memanjangkan Umur dan Menyembuhkan Penyakit

Nabi ﷺ bersabda : “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“(HR. Thabrani).

Belum banyak yang menyadari bahwa salah satu obat mujarab bagi sebuah penyakit adalah sedekah, sebagaimana hadits : Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan bersedekah”(Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih al-Jami’).

2. Pahalanya Akan Dilipat Gandakan

Allah ﷺ berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“(QS. Al-Hadid: 18).

Terdapat sebuah hadits Qudsi yang didalamnya dikatakan yang artinya “Barang siapa berniat untuk bersedekah, kecepatan Allah membalasnya lebih dari gerakan sedekahnya“.

Allah berfirman yang artinya : “Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (shodaqoh) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan tiap-tiap untai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrahNya) lagi Maha Mengetahui“(QS. Al-Baqoroh: 261).

3. Menghapuskan Dosa-dosa

Nabi ﷺ bersabda : “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api“(HR. At-Tirmidzi).

Akan tetapi, bukan berarti dosa yang dimiiki akan berguguran begitu saja tanpa disertai dengan taubat.

Semisal, harta yang diperoleh dengan cara yang tidak diridahi Allah, sudah pastitidak dapat menghapuskan dosa. Sudah semestinya bersedekah juga harus dengan harta yang halal?

4. Salah Satu Amalan yang Tidak Putus Sampai Mati

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi ﷺ bersabda : “Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga perkara yaitu : Shodaqoh jariyah, anak yang sholeh yang memohonkan ampunan untuknya (Ibu dan bapaknya) dan ilmu yang berguna setelahnya.“

5. Memadamkan Panasnya Alam Kubur

Nabi ﷺ bersabda : “Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya“(HR. At-Thabrani).

6. Terhindar dari Neraka

Nabi ﷺ bersabda : “Bersedekahlah kamu sekalian, karena sesungguhnya sedekah itu pemisah dari neraka“.

Bersedekah tidak harus mengeluarkan harta yang banyak, semampunya saja. Semisal yang mampu diberi hanya makanan, pakaian, atau sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, semua itu termasuk sedekah.

Nabi ﷺ bersabda : “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma“(Muttafaqun ‘alaih).

7. Mendapat Naungan Pada Hari Akhir

Nabi ﷺ bersabda : “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya“(HR. Bukhari).

Kultum Singkat Tentang Bersedekah

Kultum Singkat Tentang Bersedekah

Untuk menambah sedikit ilmu akan saya bagikan sebuah kultum singkat mengenai pentingnya bersedekah, silahkan disimak.

Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarokatuh.

Bismillahirrahmanirahim,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita atas kehadirat Allah ﷺ, karena telah memberi kita nikmat yang tidak terhitung banyaknya sehingga kita bisa merasakan indahnya hidup hingga detik ini.

Kedua, tidak terlupakan, semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad ﷺ yang telah membawa agama ini dari zaman jahiliyiah menuju zaman islamiyah, begitu juga kepada para keluarganya dan sahabatnya serta pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah ﷺ,

Tema yang akan saya bahas pada kultum kali ini adalah tentang bersedekah. Bagaimana islam memandang sedekah? Sedekah dalam agama kita termasuk dalam amal yang diutamakan untuk dikerjakan.

Bersedekah mempunyai banyak sekali keutamaan dan manfaat yang akan diperoleh oleh seseorang yang mengamalkannya. Sedekah juga pada dasarnya dalam praktiknya bisa menjadi pembeda antara seorang mukmin dengan non mukmin, walaupun bukan dalam ranah status melainkan maknawi.

Al-Quran dan hadist banyak memberitakan pada kita tentang sedekah ini, mulai dari pahala yang diperoleh hingga manfaat yang bisa didapatkan apabila bersedekah.

Hadirin yang dirahmati Allah ﷺ,

Tentu kita sering mendengar tentang pahala yang diperoleh seseorang apabila bersedekah, atau manfaat dari bersedekah itu sendiri.

Nah, yang perlu digaris bawahi dan mendapat perhatian lebih disini adalah, kebanyakan dari kita hanya mendengar, tahu, mengerti, tetapi tidak mengamalkannya. Seolah-olah hanya dijadikan tambahan ilmu semata tanpa ada amal yang mengikutinya.

Tentu ini hal yang seharusnya tidak terjadi pada diri seorang muslim yang baik, Sehingga perlu kiranya kita ketahui apa saja yang harus dilakukan agar kita bisa melakukan amal tersebut, dalam pembahasan kali ini, akan lebih menyangkut tentang sedekah.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Hal utama yang harus menjadi bekal kita tentu ilmu tentang sedekah tersebut. Karena apapun itu, amal tanpa disertai ilmu maka akan salah nantinya, entah dalam langkah-langkahnya, atau dalam niat dan prakteknya.

Sebagaimana kita ketahui, sedekah adalah perbuatan yang Allah lipat gandakan berkali-lipat lebih banyak. Dalam surat Al-Baqarah dijelaskan kali lipatnya hingga 700 kali atau minimal 10 kali lipat. Saya yakin kita semua pernah mendengar tentang hal ini.

Hanya saja, ketika orang mendengar tentang hal ini, dia biasanya hanya bergumam “Ah, itu kan teori saja, kenyataannya kan tidak seperti itu.” Nah, orang-orang seperti ini sejatinya belum paham benar tentang ilmu sedekah, sehingga ucapan yang keluar dari mulutnya seperti itu.

Maka apa sebetulnya yang harus kita tanamkan dalam hati mengenai sedekah dan amal yang lain, agar pengetahuan kita berbuah amal?

Ketahuilah para hadirin sekalian, bahwa uang atau tenaga yang kita sedekah kan adalah investasi kita di akhirat sana. Investasi ini sifatnya abadi disisi-Nya, dan nilai pastinya tidak ada yang tahu, yang jelas besar dan membuat kita nantinya tercengang senang.

Jadi, tanamkan dalam diri anda sekalian bahwa ketika anda bersedekah, sejatinya anda sedang berinvestasi dengan Rabb semesta alam, Allah ﷺ.

Dzat yang kita berinvestasi kepadanya ini tidak pernah ingkar janji, tidak pernah berbuat dzolim, dan tidak pernah berlaku tidak jujur, maka adakah kerugian yang kita dapatkan apabila berinvestasi kepada-Nya? Orang waras tentu akan menjawab tidak.

Nah, itu yang pertama yang harus di perhatikan, ini tentang mindset kita.

Hadirin yang dirahmati Allah ﷺ,

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah tentang iman atau percaya sepenuhnya terhadap janji yang Allah ﷺ janjikan dalam Al-Quran.

Perkara keyakinan akan benarnya janji ini saya kira sangat penting untuk dilakukan ketika kita akan, sedang dan sesudah beramal.

Ini juga lah yang akan mendorong kita dalam melakukan amal tersebut lebih baik, dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dalam hal ini amalnya adalah sedekah.

Pertanyaannya, sudahkah kita yakin akan kebenaran dengan ilmu yang sudah kita ketahui tentang sedekah? Atau pengetahuan yang kita tahu hanya menjadi hiasan dalam memori saja.

Maka hal kedua yang harus dilakukan adalah menumbuhkan keyakinan akan keutamaan sedekah disisi Allah ﷺ, sehingga dari keyakinan yang kita pupuk sedikit-sedikit itu bisa menjadi benteng kita yang kokoh dalam menjalankan amal ini.

Hadirin yang dirahmati Allah ﷺ,

Kedua hal diatas kiranya yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari kita sebelum bersedekah, agar apa? Agar kita bisa bersedekah secara terus menerus, dan semakin percaya akan janji Allah ﷺ.

Misalnya hasil ari sedekah itu belum terlihat didunia, ketahuilah para hadirin, InsyaAllah di akhirat kita akan memetik buah nya.

Saya kira ini yang perlu saya sampaikan dalam kultum singkat tentang sedekah ini, semoga kultum singkat ini bisa diambil manfaat nya oleh hadirin sekalian.

Akhir kata saya mohon maaf apabila ada salah kata, semua yang benar datangnya dari Allah ﷺ.

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wabarakaatuh.

Sedikit pembahasan mengenai pentingnya bersedekah pada artikel kali ini, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

Jangan lupa untuk share artikel ini agar dapat dibaca banyak orang, hitung-hitung bisa menambah ilmu kita dan juga bisa saling berbagi pengalaman hidup kita, sampai jumpa di artikel berikutnya!!! seee yaaaaa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *