Keutamaan Sholat Dhuha (Jangan Sampai Ketinggalan)

7 min read

Keutamaan Sholat Dhuha

Ad-Dhuha, apakah harus membaca surat ad-dhuha ataukah boleh membaca surat-surat yang lain? Hal ini sering dipertanyakan oleh masyarakat umumnya, entah itu dari kalangan muda, lanjut usia, pria maupun wanita.

Maka dari itu, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai keutamaan sholat dhuha dan juga bacaannya. Semoga setelah membaca artikel ini kalian semua bisa dimudahkan untuk melaksanakan sholat dhuha dan bagi yang sudah melaksanakan agar tetap dijaga keistiqomahannya.

Bacaan Sholat Dhuha

Bacaan Sholat Dhuha

Tidak mesti bacaan dalam sholat dhuha harus memakai surat ad-dhuha, boleh membaca surat ad-dhuha atau surat-surat yang lainnya. Sekiranya sesuai dengan apa yang bisa kalian baca, ada 2 segi yang bisa kita pakai untuk bacaan sholat dhuha ini yaitu :

  1. ย Segi apa yang kalian hafal.
  2. Bacalah surat yang sesuai dengan kontex apa yang kalian butuhkan.

Berdasarkan 2 sudut pandang diatas, semuanya dibolehkan saja apabila kalian sudah memiliki banyak hafalan. Akan lebih baik ketika kalian membaca surat-surat yang sesuai dengan apa yang saat itu paling kalian butuhkan.

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha

Banyak yang belum memahami keutamaan sholat dhuha, sebenarnya sholat dhuha bisa bernilai samaย  dengan sedekah dengan seluruh persendian. Sholat dhuha juga dapat memudahkan segala urusan kita hingga akhir siang. Ditambah lagi sholat shuha dapat menyamai pahala haji dan umrah yang sempurna.

Di antara keutamaan shoalat Dhuha adalah :

Mengganti Sedekah Dengan Seluruh Persendian

Dari Abu Dzar, Nabiย shallallahu โ€˜alihi wa sallamย bersabda,

ูŠูุตู’ุจูุญู ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ูู‘ ุณูู„ุงูŽู…ูŽู‰ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ููŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽุณู’ุจููŠุญูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽุญู’ู…ููŠุฏูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽู‡ู’ู„ููŠู„ูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽูƒู’ุจููŠุฑูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽุฃูŽู…ู’ุฑูŒ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽู†ูŽู‡ู’ู‰ูŒ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูŠูุฌู’ุฒูุฆู ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽุงู†ู ูŠูŽุฑู’ูƒูŽุนูู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰

โ€œPada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar maโ€™ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan sholat Dhuha sebanyak 2 rakaโ€™atโ€ (HR. Muslim no.ย  720).

Padahal jumlah dari seluruh persendian yang ada di tubuh kita, sebagaimana dikatakan dalam hadits dan dibuktikan dalam dunia kesehatan adalah 360 persendian. โ€˜Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฎูู„ูู‚ูŽ ูƒูู„ูู‘ ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุจูŽู†ูู‰ ุขุฏูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูุชูู‘ูŠู†ูŽ ูˆูŽุซูŽู„ุงูŽุซูู…ูŽุงุฆูŽุฉู ู…ูŽูู’ุตูู„ู

โ€œSesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendianโ€ (HR. Muslim no. 1007).

Hadits ini menjadi bukti bahwa sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam selalu benar. Akan tetapi sedekah dengan 360 persendian ini bisa digantikan oleh sholat Dhuha . Sebagaimana yang disebutkan pula dalam hadits dari Buraidah, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ุฃูŽุจูู‰ ุจูุฑูŽูŠู’ุฏูŽุฉูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽู‚ููˆู„ู ยซ ููู‰ ุงู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุณูุชูู‘ูˆู†ูŽ ูˆูŽุซูŽู„ุงูŽุซูู…ูุงุฆูŽุฉู ู…ูŽูู’ุตูู„ู ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ูŽ ุนูŽู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ู…ูŽูู’ุตูู„ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู‹ ยป. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ููŽู…ูŽู†ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ูŠูุทููŠู‚ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุงู„ู†ูู‘ุฎูŽุงุนูŽุฉู ููู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ุชูŽุฏู’ููู†ูู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู ุงู„ุดูŽู‘ู‰ู’ุกู ุชูู†ูŽุญูู‘ูŠู‡ู ุนูŽู†ู ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู‚ู ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑู’ ููŽุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽุง ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰ ุชูุฌู’ุฒูุฆู ุนูŽู†ู’ูƒูŽ

โ€œManusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.โ€ Para sahabat pun mengatakan, โ€œLalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas mengatakan, โ€œMenanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan sholat Dhuha dua rakaโ€™at.โ€ (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits iniย shahih ligoirohi)

Imam Nawawiย rahimahullah mengatakan, โ€œHadits dari Abu Dzar adalah dalil yang menunjukkan keutamaan yang sangat besar dari sholat Dhuha dan menunjukkannya kedudukannya yang mulia. Dan sholat Dhuha bisa cukup dengan dua rakaโ€™atโ€ (Syarh Muslim, 5: 234).

Muhammad bin โ€˜Ali Asy Syaukaniย rahimahullahย mengatakan,ย  โ€œHadits Abu Dzar dan hadits Buraidah menunjukkan keutamaan yang luar biasa dan kedudukan yang mulia dari sholat dhuha. Hal ini pula yang menunjukkan semakin disyariโ€™atkannya sholat tersebut. Dua rakaโ€™at sholat Dhuha sudah mencukupi sedekah dengan 360 persendian. Jika memang demikian, sudah sepantasnya sholat ini dapat dikerjakan rutin dan terus menerusโ€ (Nailul Author, 3: 77).

Akan Dicukupi Urusan di Akhir Siang

Dari Nuโ€™aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ู„ุงูŽ ุชูŽุนู’ุฌูุฒู’ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู ุฑูŽูƒูŽุนูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ู‡ูŽุงุฑู ุฃูŽูƒู’ูููƒูŽ ุขุฎูุฑูŽู‡ู

โ€œAllah Taโ€™ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaโ€™at sholat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.โ€ (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits iniย shahih)

Penulis โ€˜Aunul Maโ€™bud โ€“Al โ€˜Azhim Abadi- menyebutkan, โ€œHadits ini bisa mengandung pengertian bahwa sholat Dhuha akan menyelematkan pelakunya dari berbagai hal yang membahayakan. Bisa juga dimaksudkan bahwa soalat Dhuha dapat menjaga dirinya dari terjerumus dalam dosa atau ia pun akan dimaafkan jika terjerumus di dalamnya. Atau maknanya bisa lebih luas dari itu.โ€ (โ€˜Aunul Maโ€™bud, 4: 118)

At Thibiy berkata, โ€œYaituย  engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau sholat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang.โ€ (Tuhfatul Ahwadzi, 2: 478).

Baca juga artikel seputar agama menarik lainnya di alhadiibrahim.com

Mendapat Pahala Haji dan Umrah yang Sempurna

Dari Anas bin Malik, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ยซ ู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู’ุบูŽุฏูŽุงุฉูŽ ููู‰ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูŽุนูŽุฏูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุชูŽุทู’ู„ูุนูŽ ุงู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ุซูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ูƒูŽุฃูŽุฌู’ุฑู ุญูŽุฌูŽู‘ุฉู ูˆูŽุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู

โ€œBarangsiapa yang melaksanakan sholat shubuh secara berjamaโ€™ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan sholat dua rakaโ€™at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.โ€ Beliau pun bersabda, โ€œPahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.โ€ (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits iniย hasan)

Al Mubaarakfuriย rahimahullahย dalamย Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaamiโ€™ At Tirmidzi (3: 158) menjelaskan, โ€œYang dimaksud โ€˜kemudian ia melaksanakan solat dua rakaโ€™atโ€™ yaitu setelah matahari terbit. Ath Thibiy berkata, โ€œYaitu kemudian ia melaksanakan sholat setelah matahari meninggi setinggi tombak, sehingga keluarlah waktu terlarang untuk sholat. Sholat ini disebut pula sholat Isyroq. Sholat tersebut adalah waktu sholat di awal waktu.โ€

Termasuk Sholat Awwabinย (orang yang kembali taat)

Dari Abu Hurairahย radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู„ุง ูŠุญุงูุธ ุนู„ู‰ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุถุญู‰ ุฅู„ุง ุฃูˆุงุจุŒ ูˆู‡ูŠ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฃูˆุงุจูŠู†

โ€œTidaklah menjaga sholat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah sholat awwabin.โ€ (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164). Imam Nawawiย rahimahullahย berkata, โ€œAwwab adalah muthiiโ€™ (orang yang taat). Ada pula ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taatโ€ (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).

Semoga Allah memberikan kita hidayah dan taufik untuk merutinkan sholat yang mulia ini. Wallahu waliyyut taufiq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *