Penjelasan Pramuka Siaga (Lengkap)

Pengenalan pramuka siaga, pengertian pramuka siaga, dan segala hal terpaut dengan pramuka siaga. Sebagaimana yang diketahui, anggota Gerakan Pramuka juga digolongan usia dari para peserta didik.

Berdasarkan golongannya , anggota Gerakan Pramuka dikelompokkan menjadi 4, yaitu :

  1. Pramuka Siaga.
  2. Pramuka Penggalang.
  3. Pramuka Penegak.
  4. Pramuka Pandega.

Apa itu pramuka siaga? Pramuka siaga adalah sebuah sebutan untuk anggota pramuka yang  memiliki usia antara 7 hingga 10 tahun.

Penggunaan kata ‘siaga’ diambil dari rintisan sejarah perjuangan bangsa Indonesia di mana dasar awal perjuangan bangsa Indonesia.

Ditandai dengan lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi sebuah pertanda rakyat Indonesia sedang ‘”menyiagakan” diri untuk mencapai kemerdekaan.

Kode Kehormatan Siaga

Kode Kehormatan Siaga
Source : Pramukabaper.id

Seperti golongan lainnya yang juga memiliki kode kehormatan berupa janji (satya) dan ketentuan moral (darma), pramuka siaga pun memilikinya.

Janji seorang pramuka siaga disebut juga dengan Dwisatya sementara ketentuan moralnya dinamakan Dwi Darma.

Kode kehormatan sendiri merupakan serangkaian ketentuan dasar yang harus dilaksanakan setiap anggota Pramuka dalam bertingkah laku sehari-hari.

Kode kehormatan untuk pramuka siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma yang bunyinya sebagai berikut :

Dwisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

  • Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
  • Setiap hari berbuat kebaikan.

Dwidarma

  1. Siaga berbakti pada ayah dan ibundanya.
  2. Siaga berani dan tidak putus asa.

Pengorganisasian Pramuka Siaga

Pengorganisasian Pramuka Siaga
Source : Pramukadiy.or.id

Dalam setiap kegiatan, seperti halnya kebijakan dalam sebuah ‘metode kepramukaan’ yang salah satu poinnya merupakan ‘kegiatan berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi’ satuan pramuka siaga diorganisasikan dalam kelompok-kelompok secara berjenjang.

Satuan terkecilnya dinamakan ‘Barung’ yang terdiri atas 5 s.d 10 orang siaga. barung ini diberi nama dengan ‘nama warna’ semisal Barung Merah, Barung Hijau, dan lain-lain.

Barung sendiri dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung (yang disingkat Pinrung) dan dibantu oleh Wakil Pemimpin Barung (Wapinrung).

Istilah ‘barung’ sebenarnya mengacu pada kata “barung-barung” yang mempunya arti : (1) Teratak; Gubuk; Pondok; (2) Rumah kecil (untuk berkedai); Warung (Kamus Besar Bahas Indonesia)

Empat barung tersebut kemudian dikelompokkan dalam satuan yang diberi nama ‘Perindukan’. Perindukan dipimpin oleh seorang Pimpinan Barung Utama atau yang biasa disebut sebagai ‘Sulung’.

Sulung ini dipilih secara bergiliran dari masing-masing Pinrung yang ada di perindukan tersebut.

Perindukan ini dipimpin oleh seorang Pembina Pramuka Siaga yang biasa dikenal dengan sebutan ‘Yahda’ (putra) dan Bunda (putri).

Sementara itu mereka juga dibantu oleh dua orang Pembantu Pembina Siaga yang dipanggil ‘Pakcik’ (putra) dan ‘Bucik’ (putri).

Sistem Tanda Kecakapan Pramuka Siaga

ensiklopediapramuka.com
Source : Ensiklopediapramuka.com

Kecakapan pramuka siaga terdiri atas 3 kecakapan, yaitu :

  1. Kecakapan Umum.
  2. Kecakapan Khusus.
  3. Pramuka Garuda.

Kecakapan biasanya dilakukan dengan cara menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) yang terdiri atas 3 tingkatan yaitu :

  1. Siaga Mula.
  2. Siaga Tata.
  3. Siaga Bantu.

Selain kecakapan umum, terdapat juga Syarat-syarat Kecakapan Khusus yang hanya memiliki satu tingkatan saja.

Disamping itu, para pramuka siaga yang telah mencapai Siaga Bantu dapat menempuh Pramuka Siaga.

Materi latihan Pramuka Siaga

Materi latihan Pramuka Siaga
Source : Purbalingganews.net

Materi latihan Pramuka Siaga adalah sekumpulan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap anggota pramuka siaga.

Materi-materi tersebut disajikan dalam latihan pramuka dalam bentuk permainan yang mengandung pendidikan serta nyanyian yang menarik dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, materi latihan diharapkan bersifat modern, bermanfaat dan taat azas. Modern mengandung arti menantang, kreatif, inovatif, dan mandiri, serta sesuai dengan kebutuhan, situasi, dan kepentingan.

Kegiatan dalam latihan siaga bermanfaat, baik bagi pramuka siaga maupun bagi lingkungannya. Materi yang diberikan pun taat azaz dalam artian dilaksanakan dengan berlandaskan Prinsip dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan.

Materi latihan dalam perindukan Siaga, dikelompokkan dalam 5 area pengembangan. Kelima area pengembangan tersebut adalah pengembangan spiritual, pengembangan emosional, pengembangan sosial, pengembangan intelektual, dan pengembangan fisik.

Adapaun materi-materi latihan pramuka siaga pada masing-masing area pengembangan sebagai mana tersebut di atas dapat dijabarkan sebagai berikut :

Area Pengembangan Spiritual, meliputi :

  • Pramuka Siaga Mula : mengenal aturan agama yang dianutnya dan  agama serta budaya lain.
  • Pramuka Siaga Bantu : memahami aturan aturan agama yang dianutnya dan toleransi terhadap penganut agama dan budaya lain.
  • Pramuka Siaga Tata : melaksanakan aturan-aturan agama yang dianutnya dan menghormati penganut agama dan budaya lain.

Area Pengembangan Emosional, meliputi :

  • Pramuka Siaga Mula : Mengenal Dwisatya dan Dwidarma.
  • Pramuka Siaga Bantu : Memahami Dwisatya dan Dwidarma.
  • Pramuka Siaga Tata : Mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma.

Area Pengembangan Sosial, meliputi :

  • Pramuka Siaga Mula : Mengenal anggota keluarga, teman dalam satu barung, dan mengenal teman dalam satu Perindukan.
  • Pramuka Siaga Bantu : Mengenal lingkungan serta mengetahui aturan-aturan sosial yang berlaku di lingkungannya.
  • Pramuka Siaga Tata : Taat terhadap peraturan-peraturan sosial yang berlaku di lingkungannya serta melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab serta mengetahui wawasan kebangsaan.

Area Pengembangan Intelektual, meliputi :

  • Pramuka Siaga Mula : Mengenal pengetahuan, teknologi  dan keterampilan kepramukaan.
  • Pramuka Siaga Bantu : Dapat melaksanakan pengetahuan teknologi  dan keterampilan kepramukaan serta dapat memanfaatkannya.
  • Pramuka Siaga Tata :  Dapat menceritakan pengetahuan dan teknologi  serta keterampilan kepramukaan yang dimilikinya dalam barung dan perindukan.

Area Pengembangan Fisik, meliputi :

  • Pramuka Siaga Mula : mengenal organ tubuh, gerakan dasar olah raga, kebersihan dan kesehatan.
  • Pramuka Siaga Bantu : memahami fungsi organ tubuh, gerakan dasar olah raga, kebersihan dan kesehatan.
  • Pramuka Siaga Tata : membiasakan hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan, berolah raga secara teratur dengan mematuhi aturannya, minum cukup dan makan dengan menu gizi seimbang.

Materi-materi latihan untuk pramuka siaga sebagaimana dikelompokkan dalam 5 area pengembangan tersebut telah disusun dalam Syarat Kecakapan Umum Pramuka Siaga untuk masing-masing tingkatan SKU.

Sehingga, bagi peserta didik (pramuka siaga) maupun pembina pramuka siaga (Yanda dan Bunda) dalam menjalankan latihan siaga, bisa mengacu pada mataeri-materi sebagaimana point-point dalam SKU.

Lain-lain Tentang Siaga

  • Untuk menyingkat pramuka siaga biasa digunakan huruf “S” atau kode warna “hijau”
  • Upacara-upacara dalam perindukan menggunakan format barisan lingkaran dengan pembina berada di tengahnya. Ini mengandung filosofi cara pandang Pramuka Siaga yang masih terfokus pada satu titik.
  • Kegiatan-kegiatan (pertemua pramuka) untuk pramuka siaga adalah ‘Pesta Siaga’. Pesta Siaga merupakan pertemuan pramuka Siaga dalam bentuk perkemahan besar selama satu hari (tanpa menginap) dengan berbagai kegiatan.

Cukup sampai disini artikel tentang Pramuka Siaga lengkap dengan penjelasannya. Semoga artikel kali ini dapat menambah sedikit ilmu kita dan bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar biar saya makin semangat untuk update artikel-artikel terbaru dan juga cerita-cerita pengalaman saya.

Jangan lupa untuk share artikel ini agar dapat dibaca banyak orang, hitung-hitung bisa menambah ilmu kita dan juga bisa saling berbagi pengalaman hidup kita, sampai jumpa di artikel berikutnya!!! seee yaaaaa.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *